Meneladani Ketaatan Nabi Ibrahim A.S Dan Nabi Ismail A.S

Moh. Fauzan, S.Pd., M.Pd.I

Dosen Departemen Sastra Arab Fakultas Sastra, UM

Pendahuluan

Bulan Dzulhijjah merupakan bulan yang mulia. Pada bulan inilah kaum muslimin disyariatkan melaksanakan ibadah haji. Selain itu, pada bulan ini terjadi peristiwa agung di mana ibadah qurban juga disyariatkan.  Lantas apa peristiwa agung tersebut? Bagaimana hal itu bisa terjadi? Mari kita buka kembali lembaran lama tentang sejarah peristiwa yang terjadi antara dua nabi yang mulia yaitu Nabi Ibrahim a.s dan Nabi Ismail a.s.

Qurban berasal dari bahasa Arab yang artinya adalah dekat atau mendekati. Yang dimaksud qurban di sini adalah acara penyembelihan binatang ternak yang dilakukan pada hari raya haji atau tanggal 10, 11, 12, dan 13 Dzulhijjah yang tujuannya adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam Ilmu Fikih qurban juga disebut dengan udhiyah yaitu menyembelih binatang ternak di waktu matahari sedang naik di pagi hari. Kata udhiyah berasal dari kata dhahwah atau dhuhâ dan dari kata itu diambil kata dhahiyah yang jamaknya udhiyah.