Malang – Kesadaran mencegah bullying kembali digaungkan Universitas Negeri Malang (UM) melalui Seminar Multikultural yang digelar UPT Laboratorium Pendidikan Agama (LPA) UM, Jumat (14/11). Mengusung pendekatan spiritual lintas agama, seminar ini menghadirkan pemateri dari dalam dan luar negeri untuk memperluas perspektif peserta dalam menangani kasus bullying di era digital.
Acara dihadiri Wakil Rektor III UM, Prof. Dr. Ahmad Munjin Nasih, S.Pd., M.Ag.; Kepala UPT LPA UM, Dr. Achmad Sultoni, S.Ag., M.Pd.I.; serta ratusan peserta dari sivitas UM dan masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Prof. Munjin menegaskan bahwa UM terus memperkuat lingkungan kampus yang inklusif dan harmonis. “Sivitas UM sangat heterogen. Kita berasal dari latar yang berbeda agama, suku, dan budaya. Karena itu UM harus menjadi pionir dalam membangun harmoni multikultural,” ujarnya.
Ia juga menyoroti meningkatnya kasus bullying yang mudah terlihat melalui media sosial.
“Fenomena ini terjadi dari tingkat pendidikan paling rendah hingga tertinggi. Bullying harus dihentikan. Kita perlu literasi yang sehat karena dampaknya sangat fatal bagi korban,” tegasnya.
Menurutnya, spiritualitas menjadi kunci penting dalam pencegahan. “Setiap agama mengajarkan kedamaian dan menghormati sesama. Semua melarang tindakan kekerasan, baik verbal maupun nonverbal,” tambahnya.
Ketua pelaksana seminar, Ust. Moh. Fery Fauzi, S.Pd., M.Pd.I., menjelaskan bahwa tiga pemateri lintas agama dihadirkan untuk memberikan pandangan berbeda namun saling melengkapi.
“Peserta dapat melihat isu bullying dari perspektif tiga agama yang berbeda. Ini penting untuk membangun kesadaran bersama,” tuturnya.
Meski berlangsung secara daring, seminar ini mendapat antusias tinggi. Lebih dari 700 peserta tercatat mengikuti kegiatan melalui formulir pendaftaran. Fery berharap ilmu yang diperoleh dapat diteruskan kepada lingkungan terdekat, sehingga pesan toleransi, persatuan, dan pencegahan bullying dapat semakin meluas.
Dengan pendekatan spiritual lintas agama dan komitmen sebagai Kampus Inklusif, UM menegaskan perannya dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang aman, setara, dan bebas bullying.
Sumber: https://um.ac.id/um-gaungkan-pencegahan-bullying-lewat-perspektif-spiritual-lintas-agama/
Pewarta Trisna Marsadi – Internship Humas UM
Foto: M. Ghifariansyah – Internship Humas UM
Editor: Aliza Nur Sabila – Humas UM
Budi Purwanto – UPT LPA