Peran Ibu Pada Pembelajaran Karakter
Generasi Penerus Bangsa Dalam Perspektif Islam
Lilik Nur Kholidah
Dosen Departemen Bahasa Arab, UM
Tanggal 22 Desember setiap tahunnya diperingati sebagai hari ibu oleh masyarakat Indonesia. Bahkan, di berbagai negara, juga terdapat pringatan hari ibu, meski dengan penanggalan dan selebrasi yang berbeda-beda. Hal ini menjadi bukti pengakuan berbagai budaya masyarakat terhadap sosok ibu, sekaligus sebagai momentum pemantik untuk menghargai peran penting sosok Ibu. Dalam pranata kehidupan keluarga dan masyarakat, Ibu berperan penting dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas. Ibu, umumnya merupakan tokoh pertama yang terekam dalam memori seorang individu sepanjang hidupnya. Melalui pengasuhan ibu, terbentuk mental generasi penerus bangsa. Karenanya, ibu sangat berpengaruh dalam membentuk karakter bangsa dan generasi penerus bangsa.
Sayangnya, secara faktual sebagian ibu belum berhasil dalam menyiapkan generasi penerus menuju sumber daya manusia yang unggul. Persoalannya terletak pada masih rendahnya kesadaran ibu dalam kaitannya dengan pendidikan anak. Patut disadari memang bahwa tidak semua ibu dapat menjalankan peran besar sebagai pendidik generasi penerus dengan baik. Terdapat banyak variabel yang mempengaruhi hal tersebut. Pendidikan yang rendah, mental buruk, perbedaan pengalaman hidup, dampak salah pengasuhan misalnya, turut mempengaruhi watak dan sikap individu sepanjang hidupnya, termasuk pada saat individu tersebut menjalani tugas menjadi ibu. Secara faktual, ragam sifat buruk ibu diantaranya emosional, ego yang tinggi, cenderung menonjolkan egonya dalam interaksi dengan anak, abai dalam pengasukan dan tidak memperhatikan program pendidikan anak. Terkadang sifat buruk ibu juga muncul tanpa kontrol karena seorang ibu yang berwatak buruk terbiasa dengan perilaku buruk tersebut. Kondisi menjadi lebih parah saat dia enggan menurunkan egonya untuk mau belajar menjadi ibu yang baik. Selain itu, sebagian ibu kurang memiliki pemahaman dan kesadaran tentang kedudukannya dan tugasnya dalam pendidikan anak sesuai ajaran agama Islam.