Puasa dan Detoksifikasi Tubuh
dr. Hilma Tsuraya Iftitahurroza, S.Ked., MHPE
Dosen Departemen Kedokteran UM

 

Pendahuluan
Puasa dalam Islam bukan sekedar ibadah yang melatih ketahanan diri, melainkan sebuah mekanisme alamiah yang mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh. Ketika berpuasa tubuh mengalami kondisi khusus yang dikenal sebagai homeostasis, dimana tubuh beradaptasi dengan asupan makanan yang terbatas. Ketika makanan tidak dikonsumsi dalam jangka waktu tertentu, tubuh mulai melakukan proses yang disebut autofagi. Proses ini secara sederhana dapat dipahami sebagai “pembersihan diri’ di tingkat sel, dimana sel-sel yang rusak dihancurkan dan didaur ulang menjadi protein yang kemudian dapat dimanfaatkan kembali oleh tubuh. Autofagi ini ibarat cara alami tubuh untuk membuang ‘sampah’ yang tidak diperlukan. Dampaknya sel-sel baru yang lebih baik dan sehat akan terbentuk, yang memungkinkan organ-organ tubuh bekerja lebih optimal. Sel-sel baru ini bahkan memiliki potensi untuk meningkatkan fungsi organ, termasuk otak yang berdampak positif pada kognisi dan konsentrasi manusia selama berpuasa.